Langsung ke konten utama

Inggu

Beberapa hari yang lalu sempat agak khawatir dengan kondisi Kenzi. Beberapa hari kena flu, batuk pilek. Mau ngapa-ngapain rasanya kepikiran dengan kondisinya. Ingin selalu ada di sampingnya dan memberikan ASI sebanyak-banyaknya. Semua ibu pasti tahu bagaimana ASI memberikan manfaat yang sangat besar untuk buah hati (salut banget dengan ibu-ibu bekerja yang bisa kasih ASI eksklusif selama 6 bulan!)

Setiap pulang kerja, selalu tersedia jamu di atas meja depan tivi. Namanya Inggu. Baunya lumayan wow! (ga enak maksudnya) tapi wow, khasiatnya! Mbah Uti sediakan untuk ibu minum, special untuk Kenzi. Tuh kan, Kenzi artinya disayang dengan semua orang....

Kata Bude Sri, penjual jamu, inggu baik untuk Kenzi. Diminum ibu, nanti bisa sampai ke Kenzi lewat ASI. Terbukti kan, akhirnya Kenzi bisa sembuh dari flu dan batuk yang lumayan mengganggu. Hmm, ibu juga akan selalu hati-hati untuk menjaga Kenzi agar selalu sehat. Berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi gizi yang Kenzi butuhkan. Apa, sih, yang ga buat Kenzi, gitu looohhh...

Kami akan selalu sayang Kenzi dan selalu ada buat Kenzi...

Luph u so much, Panglima Kecilku!

Postingan populer dari blog ini

Rumahku "Mewah" alias Mepet Sawah

  Beda Suasana, Beda Rasanya Kami sekeluarga sekarang tinggal di sebuah desa perbatasan Bandarlampung-Lampung Selatan. Desa kami masih di lokasi Bandarlampung. Tepatnya di Way Kandis, Bandarlampung. Membahagiakan sekaligus mempersiapkan segalanya, mental dan material untuk kami siap tinggal di rumah kami. belajar berdikari, mengelola segalanya berdua, dan hidup sebagai sebuah keluarga kecil di suatu masyarakat sosial yang notabene masih keluarga muda. Rumah kami yang "mewah" alias mepet sawah, hahahahhahaha, menjadi rumah di mana kami berteduh dari panas dan hujan, tempat kami berbagi suka dan duka, tempat kami berbagi tawa dan kegembiraan, tempat kami mempersiapkan masa depan, tempat bernaung yang nyaman, insya Allah....  :)) Malam pertama kami tidur di rumah Way Kandis terasa agak aneh, karena ketika di Gunung Sulah lingkungan sosialnya ramai 24 jam. Tiba-tiba harus berhadapan dengan suasana desa dan perkampungan, yang pukul 6 sore suasana sudah sangat sepi. Hari it...

Jawaban Sesi 1 Crop Gambar di Microsoft Word

Wah, karena gak tahu lagi harus menjawab dengan cara apa, akhirnya pakai cara ini berhasil,,,ya sudahlah....jawabnya di sini saja... Untuk Ibu Yogawiyati, ini jawaban saya selanjutnya ya bu....hehhehehe

Kebanggaan Kami

  KEBANGGAAN KAMI Sapaan kepada anak, adik, atau kakak terkadang dapat mempengaruhi psikologi yang dipanggil. Dengan sapaan bisa membuatnya merasa dihargai, merasa dituakan, merasa sebagai adik yang disayang, dsb. Bunuk dan Baton membiasakan memanggil Tama, "Mamas". Sebutan itu yang Tama inginkan jika kelak adiknya (Kenzi) lahir. Padahal sepupu-sepupu Tama yang laki-laki panggilannya adalah "Aa". Waktu itu Bunuk tanyakan alasan mengapa Tama ingin dipanggil Mamas. Ternyata Tama ingin juga dipanggil seperti yang Reynald lakukan kepada Dimas (teman Tama di rumah). Waktu itu, Bunuk yang sedang hamil, bicara berdua dengan Mamas, nanti kalau adik sudah lahir maunya dipanggil apa? Bunuk sempat tawarkan beberapa sebutan, diantaranya Aa (seperti Aa Richard dan Aa Bima), Mas, dan Abang. Ternyata pilihan Mamas jatuh pada sebutan "Mamas". Bunuk dan Baton akhirnya mulai membiasakan memanggil Tama dengan Mamas. Tama akan merasa bahwa ia sekarang punya adik, harus...