Langsung ke konten utama

Postingan

Cerita Berseri

 Fermita Berkali-kali ia teriak tanpa tahu maksudnya. Mencoba mencabik dan membuang apa saja yang ada di dekatnya. Tak ada satu pun orang yang bisa membuatnya tenang. Tatapannya kosong. Tangannya sudah berdarah karena ia memungut pecahan gelas yang baru saja dibantingnya untuk ia lemparkan lagi ke arah orang-orang yang mengerubunginya. Sebagian orang yang melihatnya menganggap itu pasti sesuatu yang mengerikan, bahkan mungkin kasihan, atau sesuatu hal yang tidak tega untuk jadi bahan tontonan. Namun, bagi Pepetto, itu masalah yang mesti dituntaskan. Fermita, nama gadis yang teriak-teriak dan membuat kegaduhan kemarin, saat ini sudah tampak tenang. Ia sudah bisa memasukkan makanan dan minuman ke dalam mulutnya. Tatapannya sudah tampak bercahaya. Ia tak banyak bicara, kemungkinan ia tahu apa yang kemarin baru saja terjadi. "Hmmm, nama saya Fermita..." sahutnya pelan dan membuat perhatian Pepetto mengarah kepadanya. Pepetto mendekat. Tampak kelegaan di wajahnya. I...

Dongeng Sebelum Tidur

Hasan Suka Bola Si Cungkring, itu biasa ia disebut. Namanya Hasan. Seorang anak yang berpostur jangkung dan kurus. Entah mengapa, padahal porsi makan Hasan banyak, tetapi tubuhnya tetap saja kurus. Walau teman-teman biasa memanggil Hasan dengan sebutan Cungkring, tetapi Hasan tetap cuek saja. Ia bocah yang super percaya diri dan tidak pernah mempedulikan sebutan itu. " Wah, Si Hasan, body mobil derek muatan truk!" ejek teman-temannya. "Biar saja, walau cungkring tapi keren, " begitu ia biasa menyahut ejekan teman-temannya. Suatu hari di sekolah, guru mengumumkan akan ada perlombaan menyambut hari Kemerdekaan. Beberapa tangkai lomba membutuhkan siswa-siswi yang punya kemampuan fisik yang baik. Beberapa teman Hasan sudah terpilih, tetapi nama Hasan tidak terdaftar. Hasan tetap cuek, yang terpenting ia sekolah demi menggapai cita-citanya menjadi pemain basket terkenal dunia. Apalagi ia rajin berlatih di rumah dengan keranjang basketnya yang tak berjala dan...

Rumahku "Mewah" alias Mepet Sawah

  Beda Suasana, Beda Rasanya Kami sekeluarga sekarang tinggal di sebuah desa perbatasan Bandarlampung-Lampung Selatan. Desa kami masih di lokasi Bandarlampung. Tepatnya di Way Kandis, Bandarlampung. Membahagiakan sekaligus mempersiapkan segalanya, mental dan material untuk kami siap tinggal di rumah kami. belajar berdikari, mengelola segalanya berdua, dan hidup sebagai sebuah keluarga kecil di suatu masyarakat sosial yang notabene masih keluarga muda. Rumah kami yang "mewah" alias mepet sawah, hahahahhahaha, menjadi rumah di mana kami berteduh dari panas dan hujan, tempat kami berbagi suka dan duka, tempat kami berbagi tawa dan kegembiraan, tempat kami mempersiapkan masa depan, tempat bernaung yang nyaman, insya Allah....  :)) Malam pertama kami tidur di rumah Way Kandis terasa agak aneh, karena ketika di Gunung Sulah lingkungan sosialnya ramai 24 jam. Tiba-tiba harus berhadapan dengan suasana desa dan perkampungan, yang pukul 6 sore suasana sudah sangat sepi. Hari it...

Edisi Januari 2013

  Apa Sih yang Nggak...??? Habis sakit, tampak kurus dan masih lemas.... Kenzi sakit untuk yang ketiga kalinya di usianya yang ke-2 tahun. Ketiga ini adalah yang terparah. Sebelum-sebelumnya Bunuk hanya beri obat tradisional yang berupa air kencur+madu+air jeruk nipis, sudah pasti sembuh. Namun, sakit yang kemarin sungguh-sungguh buat Bunuk was-was karena sampai tiga hari panasnya tidak turun juga.  Akhirnya, Bapak Anton dan Bunuk bawa Kenzi ke dokter spesialis anak, dr.Ruskandi. Dokte memberikan 4 jenis obat. Esoknya panas Kenzi sudah turun. Jika sampai esok harinya, setelah periksa, panas Kenzi tidak turun juga, maka dokter menyarankan agar Kenzi cek darah untuk menghindari kemungkinan sakit yang lebih parah. Puji Tuhan, keadaan Kenzi sudah membaik, walaupun sampai pagi ini masih lemes dan maunya ditemani Bunuk. Sampai-sampai Bunuk gak bisa beranjak dari tempat tidur untuk menemani Kenzi padahal Bunuk harus kerja. Alhasil, Bunuk harus sms Bpk. Natalius Hutahaean ...

edisi keluarga

Tiga Lelakiku Bapak Anton Suherman Lamania Bersanding dengannya, memilikinya, mendampinginya, dan menjadi bagian dari hidupnya adalah salah satu untungku. Kebahagiaan karena selalu merasa dimengerti, dipahami, dan dibahagiakan menjadi bagian penting dalam biduk yang kujalani. Selalu tahu bagaimana menghadapi marahku dan tak pernah marah, kecuali jika aku salah :) Bersamanya, mendampinginya dalam suka maupun duka. Menjadi pelengkap kekuranganku dan menyempurnakan kelebihanku. Semoga bisa menjadi pendamping, sahabat, teman ngobrol, dan partner yang baik untuknya. Selamanya.... Marcellinus Tama Lamania Memilikinya adalah salah satu untung dan bahagiaku. Tak pernah kupungkiri, bahwa hadirnya dalam kehidupanku adalah bagian rencana indah yang diberikan Tuhan bagiku. Berharap akan kebahagiaannya, menjadi ibu yang baik untuknya adalah PR-ku. Semoga Tuhan membimbingku untuk membimbing, membesarkannya dengan cinta, dan memberikan rumah yang nyaman dan hangat untuknya. Amin ...

24 Bulan Perkembangan Kenzi

Ulang Tahun Sederhana Kenzi ke-2 Tahun Wow, sudah lama banget gak publish blog ini. Kangen dan alasan satu-satunya karena LUPA PASSWORD! Hadehhhh, gak mutu banget, ya... selain tingkat ingatan sudah berkurang, juga karena faktor kesibukan sehingga agak urung untuk menyentuh blog dan mulai tulis macam-macam. Semangat banget untuk ungkapkan perkembangan Kenzi saat ini. Kebahagiaan selalu melingkupi dan selalu ada selama kehadirannya. Tak henti-hentinya bersyukur dan rasa syukur itu terucap jika memandangnya tidur. Ungkapkan bahagia yang tak terkira saat melihat kebisaan-kebisaannya, merasa sangat berdosa ketika harus marah saat dia nakal. Apalagi perasaan berdosa yang besar saat ulang tahun Kenzi yang ke-2 tahun tanggal 29 Agustus 2012 yang lalu. Beberapa hari sebelumnya, Mbah A'ung dan Mbah Uti sudah memberikan uang untuk ulang tahun Kenzi. Namun, karena kesibukan merenovasi rumah Way Kandis, Bunuk dan Baton sampai harus tidak memprioritaskan ulang tahun Kenzi itu. Malam tang...

Edisi Januari 2012

ROMANTISME Uhuy !!! Untuk hari ini, special buat yang special dehhhhh, gak papa kan sok romantis dikit, biar selalu terpupuk yang namanya "cinta" itu....hehehhehee, biar si cinta selalu senang dan bergembira karena selalu dibicarakan oleh manusia.... Namun, yang pasti, Si Pemilik Cinta sesungguhnyalah yang bahagia, karena Ia memberikan anugerah itu dengan cuma-cuma, seperti cinta-Nya pada manusia. Buat Lelakiku Coba aku menghitung setiap hari yang indah ini dengan hitungan sekon sejak jatuh cinta.karena sejak awal tak kusadari setiap detiknya, hanya memaknai rasa yang terpilin masuk ke kalbu hatiku.eh,tak ada yang aneh lagi 'kan?kita hanya sepasang manusia yang memaknai setiap jalan-Nya.semua yang kita rasa itu bagai jalinan benang yang akan kita bentuk menjadi kain berguna,kertas putih berwarna,juga rangkaian bunga indah di jambangan.ayo,kita teliti...walau kita berjalan sambil bertelanjang kaki,dan kerikil mencoba melukai,kita masih tegak berdiri sambil berge...