Langsung ke konten utama

Anak-Anak Terang

Tama, Kenzi, and Baby T


Satu hal yang diharapkan seorang wanita saat ia menikah adalah keturunan! Mungkin itu pula yang mendorong sebagian besar keluarga muda untuk mencari cara bagaimana caranya biar cepat hamil. Walaupun kemudian keinginan itu harus ditunda karena beberapa alasan. Namun, yang paling diinginkan dalam sebuah keluarga adalah tentunya anak-anak.

Anak-anak yang lahir dalam sebuah keluarga menjadi penerus keturunan. Karena anak adalah aset keluarga, harta yang tak ternilai, yang tak bisa dibandingkan dengan harta apapun. Anak-anak yang bahagia, cerdas, dan membanggakan adalah anak-anak yang diharapkan menjadi bagian kehidupan sebuah keluarga. Walaupun, tentu saja, hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Orang tua memiliki peranan penting dan usaha yang ekstra keras untuk mewujudkan itu semua.

Di era modern ini, teknologi sudah mengambil peranan yang begitu sensitif bagi perkembangan anak-anak, khususnya anak-anak Indonesia. Layaknya sudah menggantikan berbagai sisi yang seharusnya diperankan oleh orang tua, malahan diambil oleh teknologi yang notabene adalah benda mati. Dampaknya, anak-anak tumbuh dengan tidak semestinya. Cuek, egois, antisosial, tidak sensitif, dan tidak peduli adalah karakter-karakter yang bermunculan seiring hadirnya game online, gadget, dll.

Pendampingan yang berkelanjutan menjadi salah satu cara untuk meredam demam teknologi itu. Orang tua harus berperan secara maksimal dan berkelanjutan demi mengamankan masa depan anak-anak dari dampak negatif teknologi. Tak hanya ibu, yang biasanya diberi totalitas oleh sang ayah untuk membimbing anak-anak di rumah, dan ayah terkesan tidak mau tahu bagaimana perkembangan anak-anak di rumah. Namun juga, peran ayah menjadi faktor penentu perkembangan karakter anak, yang tentunya berguna bagi masa depan anak-anak ke depannya.

Akhirnya, harapanku bagi anak-anakku...

Mamas Tama, Mamas Kenzi, and Baby T,,,
Hadir untuk melengkapi dan menyempurnakan kehidupan keluarga bapak dan ibu
Karena kalian kami akan seumur hidup belajar menjadi orang tua yang baik
Tidak membedakan, mengasihi, mendukung
Semoga kalian selalu kompak, saling mendukung satu sama lain, saling mengasihi,
menjadi anak-anak kesukaan Tuhan dan sesama, dan tidak akan pernah meninggalkan Yesus seumur hidup kalian
Jadilah anak-anak terang yang membawa warna bagi dunia
Jadilah anak-anak yang beruntung
Jadilah anak-anak yang selalu mewartakan kabar gembira dan kebenaran
Bapak dan ibu akan selalu bangga pada kalian

With love,
Bapak dan Ibu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban Sesi 1 Crop Gambar di Microsoft Word

Wah, karena gak tahu lagi harus menjawab dengan cara apa, akhirnya pakai cara ini berhasil,,,ya sudahlah....jawabnya di sini saja... Untuk Ibu Yogawiyati, ini jawaban saya selanjutnya ya bu....hehhehehe

Rumahku "Mewah" alias Mepet Sawah

  Beda Suasana, Beda Rasanya Kami sekeluarga sekarang tinggal di sebuah desa perbatasan Bandarlampung-Lampung Selatan. Desa kami masih di lokasi Bandarlampung. Tepatnya di Way Kandis, Bandarlampung. Membahagiakan sekaligus mempersiapkan segalanya, mental dan material untuk kami siap tinggal di rumah kami. belajar berdikari, mengelola segalanya berdua, dan hidup sebagai sebuah keluarga kecil di suatu masyarakat sosial yang notabene masih keluarga muda. Rumah kami yang "mewah" alias mepet sawah, hahahahhahaha, menjadi rumah di mana kami berteduh dari panas dan hujan, tempat kami berbagi suka dan duka, tempat kami berbagi tawa dan kegembiraan, tempat kami mempersiapkan masa depan, tempat bernaung yang nyaman, insya Allah....  :)) Malam pertama kami tidur di rumah Way Kandis terasa agak aneh, karena ketika di Gunung Sulah lingkungan sosialnya ramai 24 jam. Tiba-tiba harus berhadapan dengan suasana desa dan perkampungan, yang pukul 6 sore suasana sudah sangat sepi. Hari it...

Pelatihan Guru Pembelajar di SMKN 4 Bandarlampung

Finally, ikut juga pelatihan Guru Pembelajar. Berlokasi di SMKN 4 Bandarlampung, saya dan teman-teman dari beberapa Sekolah Dasar berkumpul bersama untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tujuannya biar guru-gurunya tambah pinter dan makin berkualitas. amin. Ada gambar yang mau ku upload, sebetulnya ini sebagai salah satu cara lain untuk menginsert jawaban yang kudu dikerjakan di rumah setelah proses latihan pembelajaran di SMKN 4 beberapa waktu yang lalu. Semoga cara ini berhasil, amin. Jadi, bapak/ ibu tentor, khususnya Ibu Yogawiyati,,,ini jawaban saya ya bu...hehhehe